897 KPM di Desa Bojong Terima Bantuan Pangan Kesejahteraan, Warga Dapat 2 Karung Beras dan 4 Liter Minyak

Cianjur//posbidikberita.id-Sebanyak 897 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menerima Bantuan Pangan Kesejahteraan pada Kamis (20/11/2025). Proses penyaluran berlangsung di Aula Desa Bojong dan dipantau langsung oleh perangkat desa serta para ketua RW.

Penyaluran bantuan kali ini disebut berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasi Kesra Desa Bojong, Miftahul Hasan, yang mengatakan bahwa bantuan bulan ini bukan lagi program CBP, melainkan sudah termasuk dalam program Bantuan Pangan Kesejahteraan dengan tambahan kuota dari pemerintah pusat.

“Kalau kita lihat, untuk bulan-bulan kemarin itu namanya bantuan CBP. Tapi untuk sekarang berbeda, karena ini program Bantuan Pangan Kesejahteraan. Ada tambahan kuota dari Presiden Prabowo Subianto berupa beras satu karung dan minyak empat liter,” ujar Miftahul Hasan.

Dengan adanya tambahan tersebut, setiap KPM kini menerima dua karung beras dengan total 20 kilogram, serta empat kantong minyak goreng dengan total empat liter. Menurutnya, tambahan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pangan masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh 897 KPM berasal dari berbagai RW di Desa Bojong dan telah melalui proses pendataan yang sesuai aturan. Pihak desa berharap bantuan tersebut dapat benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

“Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pangan masyarakat. Minimal bisa membantu pengeluaran mereka dalam membeli bahan pokok seperti beras dan minyak. Semoga apa yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga penerima,” tambahnya.

Lanjut Miftahul Warga Desa Bojong pun tampak antusias mengikuti pembagian bantuan sejak siang hari. Banyak di antara mereka yang mengaku sangat terbantu dengan adanya tambahan minyak goreng dan beras yang jumlahnya lebih banyak dari penyaluran sebelumnya.

Penyaluran berjalan dengan tertib hingga selesai, dan pemerintah desa memastikan seluruh KPM menerima bantuan sesuai haknya,”tegas Miftahul.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *