Cianjur//pisbidikberita.id-Dalam upaya menciptakan energi alternatif ramah lingkungan, Pemerintah Desa Sindangjaya terus berinovasi melalui pengembangan program bio gas yang berasal dari limbah dapur rumah tangga.
Program ini menjadi langkah nyata desa dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan.

Sekdes Desa Sindangjaya(Deden Ridwan) menjelaskan bahwa ide pengelolaan limbah dapur menjadi bio gas berawal dari keprihatinan terhadap banyaknya sampah organik yang di hasilkan setiap hari dari aktivitas rumah tangga.”Daripada terbuang begitu saja,limbah dapur kami olah menjadi energi yang bisa dimanfaatkan kembali.terutama untuk kebutuhan memasak.
Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari pengumpulan sampah organik hingga proses fermentasi di instalasi bio gas yang telah di bangun secara sederhana namun efektif.Gas yang dihasilkan kemudian dapat dimanfaatkan warga sebagai bahan bakar pengganti gas Elpiji.

Selain menekan volume sampah rumah tangga, inovasi ini juga membantu masyarakat menghemat pengeluaran harian serta mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.Warga menyambut positif program tersebut karena manfaatnya dapat langsung dirasakan.
Ke depan, Pemerintah Desa Sindangjaya berencana memperluas jangkauan program ini ke seluruh dusun, sekaligus memberikan pelatihan pengelolaan limbah organik bagi masyarakat agar hasilnya lebih optimal dan berkelanjutan.
Dengan adanya program bio gas ini, Desa Sindangjaya diharapkan menjadi contoh desa mandiri energi yang peduli terhadap lingkungan dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Bah Aming

