Cianjur//posbidikberita.id– Kondisi bangunan perpustakaan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sindanglaka di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, kini memprihatinkan. Sejak gempa besar mengguncang Cianjur pada 21 November 2022, bangunan perpustakaan sekolah tersebut rusak parah dan hingga kini belum mendapat perbaikan.
Sekolah yang menampung 347 siswa itu kini tidak lagi memiliki ruang perpustakaan. Padahal, sebelum gempa, ruang tersebut menjadi pusat kegiatan literasi dan tempat siswa mengembangkan minat baca di luar jam pelajaran.

“Kami sudah sampaikan laporan sejak tahun 2022, tapi belum ada tindak lanjut. Padahal anak-anak sangat membutuhkan perpustakaan untuk menunjang pembelajaran,”
ujar Nurohmah Selaku Kepala Sekolah SDN Sindanglaka saat ditemui di lokasi, Rabu (12/11/2025).
Kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan perpustakaan. Kantor sekolah pun kini terpaksa menumpang di rumah dinas guru yang masih berdiri di sekitar area sekolah. Kondisi ini membuat aktivitas administrasi dan proses belajar mengajar terganggu.
Sejumlah guru mengaku prihatin dengan situasi tersebut. Mereka berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas sekolah.
“Anak-anak tetap semangat belajar meskipun sekolahnya rusak. Tapi kami ingin pemerintah peduli. Mereka butuh tempat belajar yang layak,”
tambah guru lainnya dengan nada harap.
Meskipun berada dalam keterbatasan, kegiatan belajar mengajar di SDN Sindanglaka tetap berjalan. Para guru dan siswa berupaya menjaga semangat belajar di tengah kondisi bangunan yang tak lagi memadai.
Harapan besar kini tertuju pada pemerintah daerah agar segera memberikan perhatian dan bantuan kepada SDN Sindanglaka. Fasilitas yang layak menjadi kebutuhan mendesak bagi anak-anak di Desa Batulawang agar mereka dapat terus belajar dan meraih cita-cita, meski di balik bangunan sekolah yang kini rapuh.
Nurdin

