Pembangunan Tembok Penahan Tanah di Cikaret, Wujud Nyata Penggunaan Dana Desa untuk Mitigasi Bencana

Pembangunan Tembok Penahan Tanah di Cikaret, Wujud Nyata Penggunaan Dana Desa untuk Mitigasi Bencana

Cianjur//posbidikberita.id- Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, mengambil langkah proaktif untuk mengatasi ancaman erosi dan longsor di bantaran sungai dengan membangun Tembok Penahan Tanah (TPT). Struktur pertahanan sepanjang 30 meter tersebut dibangun di pinggir Kali Cikaret, Kampung Cikaret, RT 01/RW 01, sebagai upaya melindungi permukiman warga dan lahan di sekitarnya.

Kegiatan fisik pembangunan TPT yang memiliki tinggi 2,5 meter ini telah dimulai sejak 20 November 2025. Proyek strategis ini didanai penuh oleh Anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sebesar Rp 33.000.000. Alokasi dana ini menunjukkan komitmen Pemerintah Desa Sukamaju dalam memprioritaskan program infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan dan keselamatan masyarakat.

Kepala Desa Sukamaju, Farid Komarudin, S.Ag, dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan TPT ini merupakan respons atas kekhawatiran warga yang tinggal di dekat bantaran sungai. “Pembangunan Tembok Penahan Tanah ini merupakan salah satu program unggulan kami untuk mengantisipasi bahaya erosi, terutama saat musim hujan tiba. Dengan adanya TPT ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman kepada warga Kampung Cikaret dan mencegah kerusakan yang lebih parah pada lingkungan dan aset warga,” ujar Farid, Jumat (22/11/2025).

Farid menambahkan, pemilihan lokasi di Kampung Cikaret didasarkan pada laporan dan keluhan warga setempat serta hasil survei tim teknis desa yang menilai kawasan tersebut rawan mengalami abrasi tebing sungai.

Antusiasme dan dukungan pun datang langsung dari masyarakat yang merasakan dampak positif pembangunan ini. Wawan, salah seorang warga Kampung Cikaret, menyambut baik inisiatif Pemerintah Desa tersebut.

“Kami selaku warga sangat bersyukur dan mendukung sekali pembangunan TPT ini. Selama ini, kami sering khawatir ketika hujan deras, takut tebing longsor dan mengancam rumah kami. Dengan adanya tembok ini, kami jadi lebih tenang. Ini benar-benar program yang bermanfaat dan kami apresiasi kepedulian Pemerintah Desa,” tutur Wawan.

Diharapkan dengan selesainya pembangunan Tembok Penahan Tanah ini, tidak hanya dapat mencegah bencana tanah longsor, tetapi juga menjadi infrastruktur yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan di sepanjang bantaran Kali Cikaret. Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat menjadi model untuk pembangunan infrastruktur serupa di titik-titik rawan lainnya di wilayah Desa Sukamaju.

Najib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *