Rumah Warga di Maniis Purwakarta Ludes Terbakar, Pemdes Sirnagalih Bergerak Cepat, Bupati Turun Langsung

Purwakarta|posbidikberita.id
Musibah kebakaran menimpa rumah seorang warga bernama Enah di Desa Sirnagalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.Jawa Barat.Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/12/2025) dan diduga dipicu dari aktivitas memasak air.

Kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian rumah itu langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Desa Sirnagalih. Sejak hari kejadian, pemdes bersama sejumlah pihak bergerak cepat memberikan bantuan serta penanganan kepada korban.

Kepala Desa Sirnagalih, H. Encang Supiani, mengatakan bahwa bantuan logistik awal telah disalurkan dan pihak desa langsung mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Sosial, BPBD, serta instansi terkait lainnya.

“Alhamdulillah, respons dari pemerintah daerah sangat cepat. Pak Bupati Purwakarta langsung meninjau lokasi dan menyampaikan komitmennya untuk membantu pembangunan kembali rumah warga yang terdampak kebakaran,” kata H. Encang saat ditemui, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, sejak peristiwa tersebut bantuan terus berdatangan, baik dari pemerintah, anggota dewan, maupun masyarakat sekitar. Bahkan, dirinya bersama anggota dewan langsung turun ke lokasi untuk menenangkan korban yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Korban sangat terpukul karena seluruh harta bendanya habis terbakar. Kami berupaya sekuat mungkin agar rumah ini bisa dibangun kembali. Insyaallah dalam waktu dekat proses pembangunan akan dilaksanakan,” tambahnya.

Diketahui, kebakaran tersebut berdampak pada satu keluarga dengan total 5 jiwa. Kepala keluarga saat kejadian tidak berada di rumah karena sedang bekerja di sekitar Danau Jatiluhur.

Berkat bantuan dari semua pihak dan dewan Agus Mahardika kami pemdes Sinargalih mengucapkan banyak-banyak terima kasih juga Bupati Purwakarta Saiful Bahri yang langsungsung turun ke lapangan,”terang kades.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sirnagalih, Deni Hidayat, menyampaikan bahwa bantuan datang dari berbagai sumber, termasuk BPBD, warga sekitar, serta donatur perorangan.

“Bantuan berupa pakaian, uang tunai, hingga kebutuhan dasar lainnya sudah kami salurkan. Warga sekitar juga sangat peduli, bahkan ada yang langsung memberikan bantuan di lokasi,” ungkap Deni.

Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama adalah proses pembangunan rumah korban agar bisa segera ditempati kembali. Deni berharap ke depan sistem penanganan bencana di desa dapat semakin ditingkatkan dengan respons yang lebih cepat.

“Kami berharap ke depannya, jika terjadi musibah serupa, koordinasi dan quick response bisa lebih optimal demi membantu warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *