Cianjur | posbidikberita-Pemerintah Desa Neglasari,Kecamatan Cikalongkulon. menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai elemen warga.
Kepala Desa Neglasari, Dani Hamdani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam musyawarah tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena Bapak dan Ibu telah menyempatkan waktunya untuk hadir memenuhi undangan hari ini,” ujar Dani Hamdani.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa juga menyampaikan informasi penting terkait kondisi anggaran dana desa tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa terjadi penurunan signifikan pada alokasi dana desa yang diterima oleh Desa Neglasari dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Perlu kami sampaikan bahwa khususnya anggaran dana desa tahun ini mengalami penurunan. Biasanya Desa Neglasari menerima sekitar Rp1 miliar 139 juta per tahun, namun untuk tahun 2026 ini kita hanya mendapatkan sekitar Rp300 juta lebih,” jelasnya.

Penurunan anggaran tersebut tentu berdampak langsung terhadap sejumlah program dan kegiatan yang sebelumnya telah direncanakan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).
Beberapa program pembangunan fisik maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat yang semula menjadi prioritas, terpaksa harus disesuaikan kembali.
Menurut Dani, perubahan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Pemerintah desa telah melakukan pembahasan dan perumusan ulang kebutuhan yang dianggap paling mendesak dan prioritas untuk tetap dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan.
“Apa yang sebelumnya sudah kita tetapkan dalam RKPDes tentu mengalami perubahan. Beberapa kegiatan pembangunan dan pemberdayaan yang direncanakan harus kita sesuaikan kembali. Ada beberapa kegiatan yang memang belum bisa kami cover karena keterbatasan anggaran. Namun kami sudah merumuskan kebutuhan yang sangat mendesak agar tetap dapat dilaksanakan,” ungkapnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemerintah Desa Neglasari tetap berkomitmen untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan desa secara optimal, transparan, dan akuntabel. Musdes penetapan APBDes ini menjadi forum penting dalam memastikan bahwa setiap kebijakan anggaran diambil melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.
Dani Hamdani berharap, apa yang telah direncanakan dan disepakati dalam Musdes dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Neglasari.
“Mudah-mudahan apa yang sudah kita rencanakan hari ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, serta tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan disahkannya APBDes Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Neglasari optimistis mampu tetap menghadirkan program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, meskipun di tengah tantangan keterbatasan anggaran yang ada.
Ben

