Baznas Cianjur Optimalkan Pengumpulan ZIS Jelang Ramadhan 1447 H, Libatkan 16 UPZ Kecamatan

CIANJUR | posbidikberita-Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur terus memperkuat langkah strategis guna mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan dan penghimpunan ZIS yang digelar Kamis, (22/1/ 2026).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan dari 16 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Cianjur. Untuk menjangkau peserta secara lebih efektif dan merata, pelaksanaan sosialisasi dibagi ke dalam dua sesi wilayah.

Sesi pertama dilaksanakan di Aula Baznas Kabupaten Cianjur, sementara sesi kedua digelar di wilayah UPZ Kecamatan Pagelaran.
Pembagian sesi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Baznas Kabupaten Cianjur dalam memastikan seluruh UPZ Kecamatan dapat mengikuti kegiatan secara optimal, sekaligus membuka ruang diskusi yang lebih interaktif antara peserta dan narasumber.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan peran strategis UPZ Kecamatan dalam mengelola dan menghimpun dana ZIS, khususnya menjelang bulan Ramadhan.

Sebagaimana diketahui, bulan suci Ramadhan menjadi momentum penting karena meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah.
Staf Perencanaan Keuangan Baznas Kabupaten Cianjur, Dery Khoerudin, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Baznas dalam meningkatkan kinerja pengumpulan ZIS di tingkat kecamatan hingga desa.

Menurutnya, sinergi dan koordinasi yang solid antara Baznas Kabupaten Cianjur dengan UPZ Kecamatan menjadi kunci utama dalam menggali potensi zakat yang ada di masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik dan sistematis, potensi ZIS di Kabupaten Cianjur diyakini dapat dihimpun secara maksimal dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat peran UPZ sebagai ujung tombak pengumpulan ZIS di wilayah masing-masing,” ujar Dery.

Lebih lanjut, Dery juga menyampaikan target penghimpunan ZIS yang ingin dicapai Baznas Kabupaten Cianjur pada tahun 2026. Ia berharap, melalui penguatan kapasitas amil zakat dan optimalisasi peran UPZ, penghimpunan ZIS tahun ini dapat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Harapan ke depan, tentunya pengumpulan ZIS tahun ini bisa lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan target yang telah disahkan oleh Baznas Pusat dapat tercapai pada tahun ini,” ungkapnya.

Selain membahas target penghimpunan, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya pemahaman yang menyeluruh terkait mekanisme pengumpulan, pencatatan, hingga pelaporan dana ZIS.

Hal ini dinilai krusial agar pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara profesional, akuntabel, dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dery menegaskan bahwa Baznas Kabupaten Cianjur ingin memastikan seluruh amil zakat di tingkat kecamatan dan desa memiliki standar kerja yang sama, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS semakin meningkat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan ZIS tidak hanya optimal dari sisi penghimpunan, tetapi juga tertib administrasi dan tepat sasaran dalam pendistribusiannya,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Dery menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Baznas Kabupaten Cianjur dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya amil zakat di seluruh wilayah.

“Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu memastikan penghimpunan dana sosial keagamaan dapat berjalan secara efektif, terukur, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,”tutupnya.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *