Dewan Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Kurir SPX Express di Pasirkuda

CIANJUR | posbidikberita-Seorang kurir jasa ekspedisi SPX Express bernama Kudus (30) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini diduga melibatkan senjata tajam.

Insiden pengeroyokan tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Pasirkuda, Cianjur Selatan, pada Kamis, (29/1/2026), sekitar siang hari. Peristiwa ini sontak menyita perhatian publik dan mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Cianjur.

Pihak SPX Express membenarkan adanya kejadian kekerasan yang menimpa salah satu kurirnya. Rian Prihadi, perwakilan jasa ekspedisi SPX Express, mengatakan bahwa korban saat itu sedang menjalankan tugas mengantar pesanan kepada konsumen.
“Ya, benar. Kurir kami dikeroyok oleh beberapa orang pria tak dikenal saat sedang mengantar pesanan konsumen,” ujar Rian saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.

Rian menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika kurir mengantarkan paket sehari sebelumnya. Namun, saat itu pemesan tidak berada di lokasi. Sesuai prosedur perusahaan, jika konsumen tidak ada di tempat atau tidak memberikan respons, maka paket harus diretur.

Keesokan harinya, korban kembali mendatangi lokasi untuk mengantarkan ulang pesanan tersebut. Namun nahas, saat dalam perjalanan, korban diduga sudah ditunggu oleh beberapa orang yang kemudian melakukan pengeroyokan.

“Menurut keterangan korban, di jalan sudah ada beberapa orang yang menunggu. Dari situ kami menduga kejadian ini sudah direncanakan,” ungkap Rian.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga kini, korban masih dalam penanganan tenaga kesehatan.

Pihak SPX Express memastikan akan menempuh jalur hukum atas peristiwa ini dan segera melaporkannya ke pihak kepolisian.
“Kami akan membuat laporan resmi ke Polsek Tanggeung agar kasus ini diproses secara hukum,” tegas Rian.

Sementara itu, peristiwa ini turut mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Asep Ritman dari Fraksi Partai Demokrat. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku.

“Saya meminta aparat kepolisian sektor Tanggeung bertindak cepat. Ini jelas perbuatan kriminal. Usut tuntas motifnya dan segera tangkap para pelaku,” tegas Asep Ritman.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan para pekerja lapangan, khususnya kurir ekspedisi, harus menjadi perhatian serius semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *