Cianjur | posbidikberita– Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik di Kabupaten Cianjur. Salah satu jurnalis terbaik daerah ini, Ijang Suhendar, yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Jawa Barat Media Suara Konsumen Cerdas, tengah berduka atas wafatnya sang ibunda tercinta.
Ibunda Ijang Suhendar, Fatimah, mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 8 Februari 2026. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan seprofesi yang mengenal sosok Ijang sebagai jurnalis yang berdedikasi dan rendah hati.
Almarhumah Fatimah dikenal sebagai sosok ibu yang penuh kasih, sederhana, serta selalu memberikan dukungan moral kepada anaknya dalam menjalani profesi jurnalistik. Di balik kesibukan dan dinamika dunia pers, doa dan restu seorang ibu menjadi kekuatan yang senantiasa menyertai langkah almarhum Ijang Suhendar dalam mengabdi kepada masyarakat melalui karya jurnalistik.

Prosesi pemakaman almarhumah dilaksanakan pada hari yang sama dan berlangsung dengan khidmat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Isak haru dan doa mengiringi kepergian almarhumah ke peristirahatan terakhirnya.
Pemakaman tersebut dihadiri oleh keluarga besar, kerabat dekat, serta sejumlah rekan jurnalis dari berbagai media di Cianjur. Kehadiran para insan pers menjadi wujud solidaritas dan empati terhadap duka yang dirasakan oleh keluarga almarhumah, khususnya Ijang Suhendar.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai pihak.
Forum Jurnalis Cianjur (FJC) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Fatimah. Doa dan dukungan moral turut disampaikan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Hal serupa juga disampaikan oleh rekan-rekan dari eskoncer.com serta jurnalis lintas media lainnya.
Mereka mengenang almarhumah sebagai orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan seorang jurnalis yang berintegritas, berani, dan konsisten dalam menyuarakan kebenaran.
Kepergian almarhumah menjadi pengingat bahwa di balik setiap insan pers yang bekerja di lapangan, terdapat keluarga yang selalu setia mendoakan dan menunggu di rumah. Duka ini menjadi duka bersama bagi keluarga besar pers Cianjur.
Semoga almarhumah Fatimah husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan untuk melanjutkan kehidupan ke depan.
Ben

