Kisah Warung Blangkon “Bangun” di Kembangan Utara, Jakarta Barat Sajikan STMJ hingga Omelet dengan Citra rasa

Jakarta//posbidikberita.id– Di kawasan Kembangan Utara, Jakarta Barat, ada sebuah warung sederhana yang menarik perhatian warga sekitar. Warung ini dikenal dengan nama Warung Blangkon “Bangun”, sebuah tempat nongkrong yang unik karena sang pemilik selalu mengenakan blangkon khas Jawa saat melayani pembeli.

Pemilik warung, Sugiarto, pria asli Solo, Karanganyar, telah merantau dan menetap di Jakarta sejak lama. Ia bercerita bahwa nama Warung Blangkon Bangun dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Jawa yang melekat dalam dirinya.Selasa (11/11/2025).

“Dulu mama saya bilang, kalau pakai blangkon itu harus berarti, jadi saya teruskan saja sampai sekarang,” ujar Sugiarto saat ditemui di warungnya yang berlokasi tepat di depan perumahan BTN, tanggul Kecamatan Kembangan, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Warung ini sudah berdiri sekitar tiga tahun. Meski sempat mengalami pasang surut, Sugiarto tetap bersyukur usahanya masih berjalan hingga kini. “Awali semua dengan bismillah,” katanya sambil tersenyum.

Menu yang disajikan cukup beragam — mulai dari Susu Telur Madu Jahe (STMJ), jahe hangat, es teh manis, hingga minuman kekinian seperti cappuccino. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati mie goreng, mie rebus, dan omelet yang cocok disantap di sore hari.

Warung Blangkon “Bangu”, memudahkan pelanggan yang ingin menikmati hidangan khas warung tanpa harus datang langsung. Namun, bagi yang ingin menikmati suasana santai di tepi kali, tempat ini tetap jadi pilihan tepat untuk sekadar melepas penat.

“Yang penting makan dulu, ngobrol santai, nikmati suasananya,” tutup Sugiarto dengan nada ramah khas orang Jawa.

 

 

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *