Lansia 96 Tahun di Cianjur Belum Pernah Terima Bantuan, Kades Padaluyu Beri Penjelasan

Cianjur//posbidikberita.id– Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Uyun (96), warga Kampung Barujaya, Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dikabarkan belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, termasuk bantuan pascagempa.Selasa 13/01/2026.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Padaluyu membenarkan bahwa masih terdapat sejumlah warga yang belum terdata sebagai penerima bantuan dana gempa, termasuk Uyun. Kepala Desa Padaluyu menyebutkan, permasalahan ini tidak hanya dialami oleh satu warga saja.

“Bukan hanya Ibu Uyun, masih ada beberapa warga Desa Padaluyu yang rumahnya rusak akibat gempa namun belum masuk dalam data penerima bantuan. Kami terus berupaya agar semuanya bisa mendapatkan bantuan,” ujar pihak desa.

Kepala Desa Padaluyu, Neng Susilawati, menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi adalah persoalan data kependudukan. Menurutnya, data administrasi milik Uyun tercatat ganda dan menimbulkan hambatan dalam proses pengajuan bantuan.

“Ibu Uyun ini memiliki data Kartu Keluarga (KK) dan KTP yang tercatat pada dua orang. Data tersebut tercatat di Kampung Tanjakan. Dimungkinkan satu KK dan KTP digunakan oleh dua orang, sehingga setiap kali bantuan turun, data tersebut masuk ke Uyun yang di Kampung Tanjakan,” jelas Neng.

Ia menambahkan, pemerintah desa telah menugaskan pihak keluarga Uyun untuk segera melakukan pengecekan dan pembenahan data kependudukan ke tingkat kecamatan hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Kami selaku pemerintah desa selalu berusaha mengajukan bantuan untuk Ibu Uyun dan warga lainnya. Namun, selalu terkendala persoalan data. Jika data sudah jelas dan valid, kami akan kembali mengusulkan bantuan,” tambahnya.

Pemerintah Desa Padaluyu berharap persoalan administrasi tersebut dapat segera diselesaikan, sehingga Uyun dan warga lain yang mengalami kondisi serupa dapat memperoleh hak bantuan secara adil dan merata.

 

 

Wan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *