Cianjur//posbidikberita.id-Ratusan rumah warga di Desa Sukasarana, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, rusak akibat terjangan angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut pada Rabu (22/10/2025) sore. Hembusan angin kencang disertai hujan deras itu menyebabkan puluhan pohon tumbang dan sejumlah fasilitas umum ikut terdampak.
Hingga Sabtu (25/10/2025), petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Cianjur, Destana, Retana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat setempat masih berjibaku melakukan pembersihan puing bangunan serta memotong pohon-pohon yang tumbang.
Penanganan Masih Terus Dilakukan
Samsul Rizal dari Pusdalops BPBD Kabupaten Cianjur mengatakan, hingga hari ketiga pascakejadian, pihaknya masih fokus pada proses pembersihan dan mitigasi lanjutan.
“Kami membagi tim menjadi empat kelompok untuk mempercepat penanganan. Fokus kami masih pada pembersihan pohon tumbang, terutama yang berpotensi menimpa rumah warga atau kabel listrik. PLN juga turut membantu dalam penanganan ini,” ujar Samsul saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/10/2025).
BPBD memastikan akan terus mendampingi warga terdampak hingga proses pemulihan selesai. Tim juga tengah melakukan pendataan lanjutan terkait kerusakan rumah dan fasilitas umum.
Ribuan Jiwa Terdampak
Sementara itu, Sekretaris Desa Sukasarana, Irvan Lukman Nur Hakim, menyebut bahwa total 1.708 jiwa dari 462 kepala keluarga (KK) terdampak dalam bencana tersebut.
“Dari hasil pendataan kami, terdapat 7 rumah warga rusak berat, 22 rumah rusak sedang, dan 430 rumah mengalami rusak ringan. Warga yang rumahnya rusak berat telah kami ungsikan ke rumah tetangga terdekat,” terang Irvan.
Ia menambahkan, dua warga mengalami luka ringan, namun kini sudah sembuh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, angin puting beliung itu juga merusak tiga masjid, empat sekolah, dan dua pondok pesantren di wilayah desa tersebut.
Kerugian Belum Dapat Dihitung
Menurut Irvan, pihaknya belum dapat memastikan total kerugian akibat bencana tersebut. Namun, tingkat kerusakan cukup parah di beberapa RW.
“Di RW 01 hampir 90 persen rumah terdampak, sementara di RW 04 mencapai sekitar 95 persen. Kami masih menghitung estimasi kerugian finansialnya,” jelasnya.
Ucapan Terima Kasih kepada Relawan
Pemerintah Desa Sukasarana juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah sigap memberikan bantuan sejak malam kejadian.
“Kami berterima kasih kepada BPBD Provinsi Jawa Barat, Retana, dan Tagana Kabupaten Cianjur yang langsung turun ke lapangan. Bahkan, tim BPBD Provinsi tiba di lokasi pada pukul 21.00 malam setelah kejadian,” ungkap Irvan.
Ben

