Upaya Peningkatan Indeks Kualitas Air Dansatgas Citarum Sidak IPAL Industri di Wilayah Majalaya dan Dayeuhkolot
Bandung//posbidikberita.id- Dalam upaya meningkatkan Indeks Kualitas Air (IKA) Sungai Citarum, Satuan Tugas Citarum Harum terus melakukan berbagai langkah strategis dan terukur. Berdasarkan data, IKA pada tahun 2024 berada di angka 50,71 poin. Hingga tahun 2025, belum terdapat angka pasti yang dapat dijadikan acuan, sehingga memasuki tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kualitas air menuju target ultimate gold di angka 60.
Sejalan dengan hal tersebut, pada Selasa, 31 Maret 2026, Dansatgas Citarum Harum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, S.H., bersama Dansektor 3 serta anggota Sektor 2 dan 3 melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instalasi pengolahan air limbah (IPAL) industri yang berada di wilayah Majalaya dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengindikasikan adanya pembuangan limbah berwarna merah ke aliran Sungai Cirasea. Menanggapi laporan tersebut, Dansatgas bersama tim langsung melakukan pengecekan terhadap IPAL di beberapa perusahaan yang diduga tidak mengelola limbah sesuai ketentuan, di antaranya PT Aurora Textil, PT Bima Jaya, dan PT Sipatek yang berlokasi di Majalaya.
Dalam pelaksanaan sidak, perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang tekstil tersebut menunjukkan sikap kooperatif dengan memberikan informasi yang dibutuhkan serta memperlihatkan sistem pengolahan limbah yang dimiliki.

Secara umum, instalasi yang ada telah mengarah pada pemenuhan baku mutu lingkungan. Namun demikian, Dansatgas menegaskan bahwa masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan guna memastikan kualitas air yang dihasilkan benar-benar aman bagi lingkungan.
“Air dari outlet seharusnya menjadi indikator kualitas, salah satunya dengan dijadikan habitat ikan. Kolam ikan tersebut bukan sekadar hiasan, dan airnya bukan diambil dari sumber lain,” tegas Dansatgas dalam arahannya kepada pihak perusahaan.
Usai melaksanakan sidak di wilayah Majalaya, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan ke kawasan industri di Dayeuhkolot bersama Dansektor 3. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan terhadap potensi pencemaran yang dapat berdampak langsung pada kualitas air Sungai Citarum.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum berharap dapat meningkatkan kesadaran serta kepatuhan para pelaku industri dalam mengelola limbah sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan. Pengelolaan limbah yang baik dan konsisten menjadi salah satu kunci utama dalam upaya peningkatan Indeks Kualitas Air secara signifikan.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, pelaku industri, dan masyarakat, diharapkan target IKA 60 dapat tercapai.
Hal ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Sungai Citarum yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
“Mari kita jaga alam, agar alam menjaga kita”. Citarum Harum
Iriyanto

