Cianjur//posbidikberita.id-Komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Rembug Warga yang digelar di BTN Cibodas, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin (24/8/2026).
Mengusung tema “Bersatu dalam Suara, Membangun Bersama untuk Cianjur Istimewa”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Lebih dari itu, Rembug Warga menjadi ruang dialog yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, menyampaikan kebutuhan, sekaligus memperoleh berbagai pelayanan dasar secara langsung di lingkungan mereka.
Kegiatan dihadiri langsung Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, bersama Ibu Bupati, dr. Nazma. Turut hadir Kepala Desa Sirnagalih Sugilar, Camat Cilaku Sandy Zaini, Kepala Desa Cibinong Hilir Selmi Saepuloh, Kapolsek Cilaku AKP Isep Sukana, unsur Babinsa, Forkopimcam, ibu-ibu kader, pelaku UMKM, perwakilan BAZNAS Kabupaten Cianjur, serta ratusan warga BTN Cibodas dan sekitarnya.
Sejumlah layanan publik turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan UPTD Puskesmas Cilaku bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan Kementerian Kesehatan RI.
Selain itu, tersedia pelayanan keluarga berencana (KB) serta konseling program Sehat Tanpa Stunting (SEHATI).
Di bidang ketahanan pangan, masyarakat juga mendapatkan akses terhadap Gerakan Pangan Murah, sebagai bagian dari upaya membantu menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok.
Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Cianjur turut memberikan santunan dan paket sembako kepada para lanjut usia (lansia).
Namun, salah satu bagian penting dari Rembug Warga adalah kesempatan masyarakat untuk berdialog secara langsung dengan kepala daerah.
Melalui forum tersebut, aspirasi warga dapat disampaikan tanpa sekat, sehingga pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan yang dirasakan masyarakat di tingkat bawah.
Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa Rembug Warga merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Kami dari pemerintah daerah mendekatkan pelayanan kepada warga,” ujar Bupati Wahyu.
Menurutnya, kehadiran berbagai layanan dalam satu kegiatan memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini harus menempuh jarak lebih jauh untuk memperoleh pelayanan.
“Di sini ada pemeriksaan kesehatan gratis.dan juga ada gerakan pangan. Ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Minimal mereka tidak perlu jauh-jauh,” tambahnya.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Cianjur juga memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Santunan dan paket sembako bagi para lansia diserahkan secara simbolis oleh Bupati Wahyu bersama Ibu Bupati Nazma. Bantuan itu disambut penuh haru sekaligus apresiasi oleh para penerima.
Sementara itu Kepala Desa Sirnagalih, Sugilar, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Cianjur dan BAZNAS terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga manfaat pelayanan pemerintah dapat semakin dirasakan langsung oleh warga.
Senada, Camat Cilaku Sandy Zaini menilai Rembug Warga memiliki manfaat strategis karena masyarakat dapat mengakses beragam pelayanan, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan hingga bantuan sosial, tanpa harus mendatangi pusat pemerintahan di wilayah perkotaan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat, khidmat, sekaligus meriah. Nuansa merah putih turut menghiasi lokasi kegiatan dalam semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ibu-ibu kader bersama para relawan juga tampak aktif membantu memastikan setiap rangkaian pelayanan berjalan tertib dan lancar.

Rembug Warga pada akhirnya bukan hanya tentang menghadirkan pemerintah ke tengah masyarakat, tetapi juga tentang membangun komunikasi dua arah yang sehat dan produktif.
Pemerintah mendengar, masyarakat menyampaikan, sementara berbagai layanan dihadirkan sebagai bentuk konkret dari kepedulian dan keberpihakan kepada warga.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, unsur Forkopimcam, tenaga kesehatan, BAZNAS, kader, relawan, pelaku UMKM, dan masyarakat, semangat membangun Cianjur diharapkan semakin mengakar dari tingkat lingkungan.
Rembug Warga menjadi cermin bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak cukup hanya dirancang dari balik meja pemerintahan. Ia harus tumbuh dari suara masyarakat, dibangun melalui kolaborasi, dan diwujudkan dalam pelayanan yang benar-benar hadir serta dirasakan manfaatnya.
Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sinergi menuju Cianjur Era Baru, Cianjur Istimewa—sebuah Cianjur yang semakin dekat dengan rakyat, semakin kuat dalam kebersamaan, serta semakin sejahtera dan berkeadilan.
Ben

