CIANJUR|Posbidikberita.id– Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum bagi PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mande untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Tahun ini, HPN tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi kesempatan bagi PLN untuk hadir lebih dekat, mendengarkan aspirasi, sekaligus memberikan apresiasi kepada pelanggan. Semangat tersebut diwujudkan melalui sejumlah program pelayanan yang digelar sepanjang September 2026.
Mengusung tema “Leader in Service”, pada 4 September 2026 jajaran pimpinan dan manajemen ULP Mande turun langsung berinteraksi dengan pelanggan. Kehadiran para pimpinan di tengah pelanggan menjadi bentuk komitmen bahwa pelayanan tidak hanya berbicara mengenai sistem dan teknologi, tetapi juga tentang komunikasi serta sentuhan personal. Bagi PLN, mendengar langsung kebutuhan pelanggan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik.
Kedekatan tersebut kemudian dilanjutkan melalui program “PLN Goes to You” yang berlangsung pada 4–11 September 2026. Melalui program ini, petugas ULP Mande mendatangi pelanggan secara langsung untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan apresiasi. Sasaran program ini antara lain pelanggan dari kalangan UMKM dan pelaku industri kreatif yang memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, PLN dapat melihat lebih dekat kebutuhan pelanggan sekaligus membuka komunikasi yang lebih hangat.
Manager ULP Mande, Yosep Darisman, mengatakan rangkaian kegiatan HPN 2026 merupakan bentuk komitmen PLN untuk memberikan pengalaman pelayanan yang lebih dekat dengan pelanggan. Salah satunya diwujudkan melalui “Customer Appreciation Day” yang berlangsung pada 4–11 September 2026. Program tersebut memberikan apresiasi kepada pelanggan yang konsisten melakukan pembayaran listrik di awal bulan selama lima bulan berturut-turut, serta pelanggan yang rutin melakukan SWACAM atau baca meter mandiri melalui aplikasi PLN Mobile.

Menurut Yosep, kebiasaan pelanggan dalam membayar listrik tepat waktu maupun melakukan baca meter mandiri merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pelayanan yang tertib. Apresiasi yang diberikan PLN bukan sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk terima kasih atas partisipasi pelanggan dalam mendukung kelancaran pelayanan kelistrikan. Hubungan yang baik antara PLN dan pelanggan, kata dia, harus dibangun melalui komunikasi, kepedulian, serta kontribusi dari kedua belah pihak.
Selain menyapa dan memberikan apresiasi, ULP Mande juga menghadirkan “Customer Experience Activities” yang berlangsung pada 4–25 September 2026. Kegiatan ini dikemas melalui aktivitas pemasaran bersama mitra di sejumlah ruang publik yang menjadi titik berkumpul masyarakat. Salah satu lokasi yang direncanakan adalah kawasan Car Free Day (CFD) Cianjur, dengan menghadirkan booth sebagai ruang interaksi, informasi, edukasi, sekaligus pelayanan bagi masyarakat dan pelanggan.
Kehadiran PLN di ruang publik diharapkan membuat masyarakat semakin mudah memperoleh informasi mengenai layanan kelistrikan. Tidak harus selalu datang ke kantor, pelanggan dapat berinteraksi secara langsung dengan petugas di tempat mereka beraktivitas. Terlebih, berbagai layanan PLN saat ini juga semakin mudah diakses secara digital melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan layanan yang cepat dan praktis.
Rangkaian HPN 2026 yang digelar ULP Mande pada akhirnya membawa pesan sederhana namun penting: pelayanan terbaik lahir ketika pelanggan tidak hanya dilayani, tetapi juga didengar dan dihargai. Melalui Leader in Service, PLN Goes to You, Customer Appreciation Day, dan Customer Experience Activities, PLN ULP Mande berupaya menjadikan HPN sebagai momentum memperkuat hubungan dengan masyarakat. Karena bagi PLN, menjaga kepercayaan pelanggan bukan hanya bagian dari pelayanan, tetapi juga energi penting untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ben

