Isu Penggunaan Minyak Bekas, SPPG Peuteuycondong Klarifikasi: Bukan untuk Konsumsi KPM

CIANJUR//posbidikberita.id – Ramainya isu dugaan penggunaan minyak goreng bekas di media massa maupun media sosial dinilai merugikan pihak yang dituding, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Peuteuycondong yang berlokasi di Kampung Keubon Pedes, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Pemilik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Peuteuycondong, H. Irwan, menyampaikan bahwa pihaknya merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut karena tidak menyajikan fakta secara utuh.

“Kami merasa dirugikan dengan pemberitaan yang beredar, karena tidak menjelaskan keadaan yang sebenarnya. Memang benar ada penggunaan minyak goreng bekas, namun itu tidak digunakan untuk memasak makanan yang dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa minyak goreng bekas tersebut hanya dimanfaatkan oleh relawan untuk memasak makanan yang dikonsumsi internal, bukan untuk masyarakat penerima program.

“Minyak tersebut digunakan oleh relawan untuk memasak makanan mereka sendiri. Itu murni inisiatif relawan, bukan untuk konsumsi KPM,” tegas H. Irwan.

Lebih lanjut, ia menyayangkan pemberitaan yang dinilai hanya mengangkat sebagian fakta tanpa penjelasan menyeluruh.

“Pemberitaan seharusnya mengupas fakta secara utuh. Kalau disampaikan lengkap, kami tidak keberatan. Jangan sampai informasi yang setengah-setengah justru menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,” tambahnya.

H. Irwan berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG di wilayah tersebut.

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *