Mayat Pria Ditemukan di Selokan Sukanagara, Polisi Lakukan Olah TKP

Cianjur//posbidikberita.id, Senin (13/4/2026) – Warga Kampung Ciparay, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama Apipudin (66), warga asal Pangandaran.

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Sunarya (52), seorang buruh harian lepas. Saat itu, ia hendak memperbaiki saluran air di sekitar lokasi kejadian. Namun, ia justru menemukan korban dalam kondisi telungkup di aliran selokan.

“Awalnya saksi hendak memperbaiki saluran air, namun melihat ada tubuh pria dalam posisi telungkup di selokan. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan pihak kepolisian,” ungkap keterangan resmi.

Saksi lainnya, Hendi (65), membenarkan bahwa korban diketahui tinggal di sekitar lokasi selama kurang lebih lima bulan terakhir. Korban sehari-hari bekerja sebagai buruh tani di perkebunan setempat.

Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi lain, Acep Muharam alias Hendra, korban sebelumnya sempat datang ke wilayah tersebut untuk mencari pekerjaan. Bahkan sempat tinggal di rumah saksi sebelum akhirnya tinggal sendiri di lokasi berbeda.

Petugas dari Polsek Sukanagara bersama Satreskrim Polres Cianjur dan tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta evakuasi jenazah.

Dari hasil pemeriksaan awal (visum luar), ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka di bagian dahi, kelopak mata, bibir, serta beberapa luka lecet di bagian tubuh lainnya.

Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tas kecil, gunting, bolpoin, cangkul, golok yang masih terikat di pinggang korban, serta sebuah handphone dan sejumlah uang tunai.

Berdasarkan hasil sementara, pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat terpeleset saat hendak memperbaiki saluran air. Hal ini diperkuat dengan posisi korban yang ditemukan dalam keadaan telungkup dengan wajah terendam air.

“Tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di sekitar lokasi maupun di rumah korban. Dugaan sementara korban meninggal akibat kecelakaan,” ujar pihak kepolisian.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Garut.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Sukanagara yang dibackup oleh Satreskrim Polres Cianjur.

 

 

Iwan Setiaawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *