Cianjur//posbidikberita.id– Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-107, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64 di Kabupaten Cianjur berlangsung khidmat sekaligus penuh makna.
Kegiatan yang digelar di Lapang Bojong, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kamis (30/4/2026), ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta disaksikan antusias oleh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Dalam rangkaian kegiatan, Satpol PP Kabupaten Cianjur melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil operasi penertiban, berupa 1.756 botol minuman beralkohol dengan total volume mencapai 1.317 liter, serta sekitar 7.000 bungkus rokok ilegal.
Langkah ini menjadi representasi nyata dari upaya berkelanjutan dalam memberantas peredaran barang ilegal yang berpotensi merusak tatanan sosial dan kesehatan publik.
Tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi kesiapsiagaan aparat. Tim Damkar menampilkan simulasi penanggulangan kebakaran secara terukur dan profesional, sementara Satpol PP memperagakan penanganan situasi unjuk rasa.
Simulasi tersebut memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

Kasat Satpol PP Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menyampaikan bahwa peringatan HUT kali ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.
Di Cianjur, kegiatan turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya seperti pencak silat sebagai identitas daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi wujud nyata kinerja kami dalam menegakkan ketertiban umum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa operasi penertiban minuman keras akan terus dilakukan secara berkesinambungan, mengingat peredarannya masih ditemukan di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan perkotaan dan daerah perbatasan seperti Warungkondang dan sekitarnya.
Menurutnya, keberhasilan penegakan aturan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari masyarakat dan peran media.
Lebih lanjut, Djoko berharap momentum ini dapat memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga ketertiban dengan tidak melakukan pelanggaran yang merugikan lingkungan sosial.
Pelaksanaan kegiatan di tengah masyarakat menjadi langkah strategis untuk mendekatkan aparat dengan warga, sekaligus menegaskan bahwa keberadaan Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas merupakan bagian integral dari kehidupan sosial.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali meneguhkan komitmennya dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan harmonis. Peringatan HUT Damkar ke-107 pun menjadi refleksi atas tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan dan ketertiban publik secara berkelanjutan.
Ben

