Tim Drone Universitas Pertahanan RI Dukung Patroli Udara Citarum Harum: Perkuat Pemetaan Hulu–Hilir Berbasis Teknologi untuk Monitoring Lingkungan Terpadu
Bandung//posbidiberita.id- Jawa Barat — Program Citarum Harum kembali diperkuat melalui inovasi pemantauan berbasis teknologi udara. Tim kadet dan mahasiswa Universitas Pertahanan RI (Universitas Pertahanan RI) akan melaksanakan kegiatan pengambilan data foto dan video menggunakan drone di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, mulai dari wilayah hulu hingga hilir, sebagai bagian dari upaya penguatan sistem monitoring lingkungan yang lebih presisi dan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan hasil audiensi dan koordinasi dengan jajaran Komando Daerah Militer III Siliwangi (Kodam III Siliwangi) serta Satgas Citarum Harum, yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi udara untuk mendukung pemetaan kondisi aktual sungai secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Pelaksanaan Dimulai Minggu Ini
Dalam implementasinya, kegiatan pengambilan foto dan video udara menggunakan drone akan dimulai pada minggu ini dan berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Satgas Citarum Harum di lapangan, serta didampingi oleh personel yang memahami kondisi wilayah masing-masing sektor.
Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan setiap titik pemetaan dapat mencerminkan kondisi faktual di lapangan, terutama pada area yang sulit dijangkau serta lokasi yang memiliki potensi permasalahan lingkungan.
Sasaran Pemetaan Per Sektor
Kegiatan patroli udara ini mencakup empat sektor utama sepanjang aliran Sungai Citarum dengan fokus pemetaan di kawasan hulu dan tengah.
Tujuan Kegiatan
Pemetaan udara ini bertujuan menghasilkan data visual yang komprehensif mengenai kondisi aktual Sungai Citarum dari hulu hingga hilir. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan dalam mengukur perkembangan dan efektivitas pelaksanaan Program Citarum Harum.
Adapun fokus pengamatan meliputi:
Kondisi sampah di bantaran sungai
Potensi dan sebaran limbah
Tingkat sedimentasi
Pertumbuhan eceng gondok
Perubahan ekosistem sungai
Dengan pendekatan berbasis drone, pemantauan diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, serta mampu menjangkau area-area yang sulit diakses secara langsung di lapangan.

Dansatgas Citarum Harum, Yanto Kusno Hendarto SH, menyampaikan bahwa keterlibatan kadet dan mahasiswa Universitas Pertahanan RI merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam mendukung keberlanjutan program pemulihan Sungai Citarum.
Dalam keterangannya, beliau menyampaikan:
“Kunjungan kadet-kadet mahasiswa Universitas Pertahanan RI yang memiliki prestasi di bidang drone ini sangat luar biasa. Kegiatan ini akan berkontribusi dan berkolaborasi dengan Kodam III Siliwangi dalam melakukan pemetaan Sungai Citarum dari hulu hingga hilir. Pelaksanaannya akan terkoordinasi dengan Satgas di lapangan dan didampingi oleh sektor, sehingga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan Citarum setiap tahun.”
Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini harus menjadi bagian dari sistem pemantauan jangka panjang, bukan hanya kegiatan sesaat.
“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya terfokus pada hari ini saja. Kita harus melihat Citarum ke depan setelah berbagai upaya yang telah dilakukan Satgas. Melalui dokumentasi drone, kita bisa melihat kondisi Citarum lebih dekat, termasuk berbagai permasalahan seperti sampah, limbah, sedimentasi, dan permasalahan lainnya di DAS Citarum.”
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara TNI, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Sungai Citarum. Data yang dihasilkan dari patroli udara diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, evaluasi program, serta perencanaan penanganan permasalahan lingkungan secara lebih terukur.
Pemanfaatan teknologi drone juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dipantau secara langsung.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pangdam III Siliwangi, Asops Kasdam III Siliwangi, Aster, Katopdam, Dansatgas Citarum Harum, serta Dansektor 1 Citarum Harum sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan Program Citarum Harum.
Program ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga dan memulihkan kualitas lingkungan Sungai Citarum sebagai salah satu sungai strategis nasional, sekaligus memperkuat sistem monitoring berbasis teknologi untuk keberlanjutan pengelolaan lingkungan di masa depan.
Iriyanto

