Dansatgas Citarum Harum Hadiri Apel Siaga Jabar Berseka, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dan Pilah Sampah dari Rumah
Bandung//posbidikberita.id– Dansatgas Citarum Harum 2026, Kolonel Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H., menghadiri kegiatan Apel Siaga Jabar Berseka yang diselenggarakan di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (24/7/2026).
Apel tersebut di pimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ( KDM) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Kegiatan yang mengusung tema “Apel Jabar Berseka Menuju Indonesia Asri” tersebut diikuti sekitar 5000 peserta dari berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, komunitas, pelajar, serta elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, khususnya penanganan sampah.
Apel Siaga Jabar Berseka menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi bersama gerakan pilah sampah dari rumah sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Dansatgas Citarum Harum 2026, Kolonel Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut merupakan langkah yang sangat positif karena mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dengan tujuan yang sama, yaitu membangun budaya memilah sampah sejak dari rumah.
“Hari ini kita mengikuti apel yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan tema Apel Jabar Berseka Menuju Indonesia Asri. Ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Kurang lebih ada 5000 orang yang hadir dengan visi dan misi yang sama, yaitu memilih dan memilah sampah mulai dari sumbernya. Harapan kami, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, persoalan sampah dapat diselesaikan secara bersama-sama,” ujar Kolonel Yanto.
Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Citarum Harum 2026 juga menerima penghargaan atas komitmen dan konsistensinya dalam melaksanakan berbagai aksi pembersihan sampah di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum bersama berbagai pihak.
Menurut Kolonel Yanto, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel Satgas Citarum Harum bersama para mitra dan masyarakat yang selama ini terus berkolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini saya mendapatkan penghargaan dalam kategori yang selama ini selalu melakukan aksi-aksi pembersihan sampah. Namun penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh personel Satgas Citarum Harum dan semua pihak yang selama ini bersama-sama peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan persoalan lingkungan tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam setiap pelaksanaan program Satgas Citarum Harum.
“Dari Satgas Citarum kami selalu menginisiasi bahwa Satgas Citarum tidak bisa berjalan sendiri. Kami harus berkolaborasi, karena kita bukan Superman, tetapi super tim. Semangat itulah yang selalu kami sampaikan kepada seluruh anggota agar terus bekerja sama dan melaksanakan kegiatan dengan lebih baik lagi,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Kolonel Yanto mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membangun kepedulian terhadap lingkungan dengan langkah sederhana, yaitu mengurangi dan memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, perubahan besar akan terwujud apabila setiap individu memiliki kesadaran untuk ikut berperan dalam pengelolaan sampah.
“Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Gubernur dan Bapak Menteri, marilah kita mulai kesadaran itu dari diri kita masing-masing, karena masalah sampah adalah masalah kita bersama. Mulailah dengan mengurangi sampah dan mengolahnya sejak dari rumah. Pisahkan sampah organik dan nonorganik. Sampah organik memiliki banyak manfaat, seperti dijadikan kompos maupun pakan ternak, sedangkan sampah nonorganik juga memiliki nilai ekonomis apabila dikelola dengan baik. Yang paling penting adalah kesadaran itu harus dimulai dari diri kita sendiri,” pungkasnya.
Melalui Apel Siaga Jabar Berseka, diharapkan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat semakin kuat sehingga gerakan memilah dan mengelola sampah dari sumbernya dapat menjadi budaya yang mampu mendukung terwujudnya Jawa Barat yang bersih, lestari, dan berkontribusi menuju Indonesia Asri.
Iriyanto

