Semangat Qur’ani, Cikalongkulon Turunkan 24 Kafilah

Cianjur//Posbidikberita.id– Semangat membumikan nilai-nilai Al-Qur’an terus ditunjukkan Kecamatan Cikalongkulon. Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi, Kecamatan Cikalongkulon mengirimkan sebanyak 24 kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-48 tingkat Kabupaten Cianjur yang tahun ini dipusatkan di Kecamatan Pagelaran.

Keikutsertaan puluhan kafilah tersebut bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam serta ikhtiar membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. MTQH menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap Kalamullah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Kontingen Kecamatan Cikalongkulon mengikuti lima cabang perlombaan, yakni Seni Baca Al-Qur’an (Tilawah), Qira’at Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Khattil Qur’an.

Melalui ajang tersebut, para peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kecamatan Cikalongkulon di tingkat Kabupaten Cianjur.

Kasi Kesejahteraan (Kesra) Kecamatan Cikalongkulon, Yadi Mulyadi, saat dikonfirmasi pada Rabu (29/7/2026), menjelaskan bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan secara maksimal sebelum diberangkatkan mengikuti MTQH ke-48.

“Untuk MTQH ke-48 tingkat Kabupaten Cianjur yang dilaksanakan di Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Cikalongkulon mengirimkan sebanyak 24 kafilah. Mereka mengikuti lima cabang perlombaan, yaitu cabang Seni Baca Al-Qur’an sebanyak 5 peserta, cabang Qira’at Al-Qur’an 1 peserta, cabang Hifdzil Qur’an 10 peserta, cabang Fahmil Qur’an 6 peserta, dan cabang Khattil Qur’an 2 peserta,” ujar Yadi.

Selain para peserta, Kecamatan Cikalongkulon juga memberangkatkan delapan orang pembina dan ofisial yang akan mendampingi serta memberikan arahan selama pelaksanaan perlombaan berlangsung.

Kehadiran para pembina menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi sekaligus memastikan para kafilah tampil optimal di setiap cabang yang diikuti.

Yadi menuturkan, seluruh peserta merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Cikalongkulon.

Pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar memiliki akhlakul karimah serta menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam menjalani kehidupan.

Ia berharap seluruh kafilah dapat memberikan penampilan terbaik dan memperoleh hasil yang membanggakan.

“Harapan kami dari LPTQ Kecamatan Cikalongkulon, mudah-mudahan tahun ini ada peserta yang mampu masuk nominasi bahkan meraih juara di berbagai cabang yang diperlombakan.

Pada pelaksanaan MTQH sebelumnya memang ada beberapa peserta yang berhasil masuk nominasi dan meraih juara kedua, meskipun belum berhasil menjadi juara pertama. Itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan,” katanya.

Menurutnya, setiap pelaksanaan MTQH selalu menjadi bahan evaluasi agar pembinaan ke depan semakin baik. Berbagai pengalaman yang diperoleh pada ajang tahun ini akan menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan kafilah pada pelaksanaan MTQH berikutnya.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan terhadap anak-anak dan generasi muda yang memiliki potensi di bidang tilawah, qira’at, hifdzil, fahmil, maupun khattil Qur’an agar mampu bersaing dan mengukir prestasi yang lebih tinggi.

“Kami akan lebih giat lagi melakukan pembinaan terhadap talenta-talenta muda di Kecamatan Cikalongkulon agar ke depan mampu bersaing dan meraih hasil yang lebih baik pada setiap cabang perlombaan MTQH,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para peserta, Pemerintah Kecamatan Cikalongkulon juga telah menyiapkan apresiasi bagi kafilah yang berhasil mengharumkan nama daerah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki pemerintah kecamatan.

“Inshaallah apabila ada peserta yang berhasil menjadi juara pertama, tentu akan diberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih,” pungkasnya.

MTQH ke-48 Kabupaten Cianjur diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang kompetisi.

Momentum ini diharapkan mampu memperkuat syiar Islam, menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadits, serta melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia, beriman, bertakwa, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah.

Semoga setiap lantunan ayat suci yang dikumandangkan menjadi wasilah turunnya keberkahan, mempererat persaudaraan, serta mengantarkan lahirnya insan-insan yang senantiasa menjaga kemuliaan Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupannya.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *