CIANJUR | POSBIDIKBERITA.ID – Tak sekadar berjibaku dengan kobaran api, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Mako 4 Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pelayanan penyelamatan masyarakat. Kali ini, petugas bergerak cepat mengevakuasi seekor ular yang dilaporkan berjenis king cobra di Kampung Sukawarna, Desa Sukamanah, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan laporan kegiatan rescue atau penyelamatan, petugas menerima panggilan pada pukul 19.00 WIB. Proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit dengan melibatkan petugas piket.
Keberadaan ular berbisa di lingkungan permukiman menjadi situasi yang tidak boleh dianggap sepele. Selain berpotensi membahayakan keselamatan warga, kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang terukur dan kehati-hatian tinggi agar proses evakuasi berjalan aman.
Ramdan, saat dikonfirmasi pada Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa tugas Damkar tidak terbatas pada pemadaman kebakaran. Institusi tersebut juga hadir untuk menjawab berbagai kebutuhan pertolongan dan penyelamatan yang dihadapi masyarakat.
“Kami dari Damkar bukan hanya untuk menjinakkan si jago merah, tetapi pelayanan kami mencakup penangkapan ular, evakuasi sarang tawon, dan masalah masyarakat lainnya,” tegas Ramdan.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Damkar merupakan salah satu garda terdepan pelayanan kedaruratan yang dituntut mampu merespons beragam persoalan di lapangan. Mulai dari kebakaran, ancaman satwa berbahaya, hingga kebutuhan evakuasi tertentu, kehadiran petugas menjadi bagian penting dalam upaya melindungi keselamatan masyarakat.
Respons cepat tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi situasi yang berpotensi mengancam warga. Dalam setiap operasi penyelamatan, kecepatan harus diimbangi dengan ketepatan tindakan, kompetensi personel, serta penerapan prosedur keselamatan.
Damkar juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko dengan mencoba menangkap ular berbisa secara mandiri. Apabila menemukan ular berbahaya di sekitar rumah atau fasilitas umum, warga sebaiknya menjaga jarak, mengamankan area, dan segera menghubungi petugas yang berwenang.
Di balik tugas yang kerap dipersepsikan hanya berkaitan dengan api, Damkar menjalankan tanggung jawab pelayanan yang jauh lebih luas. Kehadirannya bukan semata untuk mengatasi keadaan darurat, melainkan juga memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat.
Sebab, bagi petugas penyelamatan, setiap panggilan adalah tanggung jawab dan setiap tindakan harus berorientasi pada keselamatan manusia.
M.Mahdi (Ben)
