Warga Diduga Epilepsi Butuh Pengobatan, Pemdes Bobojong Bergerak Pastikan Akses Kesehatan

Cianjur//posbidikberita.id-Pemerintah Desa (Pemdes) Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, menunjukkan respons cepat menyikapi kondisi salah seorang warganya, DD (42), warga Kampung Cidamar, RT 03/RW 09, yang tengah menghadapi persoalan kesehatan dan membutuhkan akses pengobatan. Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak cukup berhenti pada urusan administratif, tetapi juga harus hadir ketika warga berada dalam situasi sulit.

Kepedulian itu diwujudkan melalui kunjungan langsung jajaran Pemdes Bobojong pada Kamis (3/9/2026). DD dikabarkan mengalami gangguan kesehatan yang diduga epilepsi dan membutuhkan penanganan medis secara berkelanjutan. Kunjungan tersebut menjadi bentuk silaturahmi sekaligus ikhtiar pemerintah desa untuk memastikan kondisi warganya mendapat perhatian dan tidak terkendala persoalan yang semestinya dapat dikoordinasikan.

Dalam kunjungan tersebut, Pemdes Bobojong diwakili Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Arief Nurdiyan Pratama, Ketua Karang Taruna Desa Bobojong Asep Dian, serta Selamet Riyadi. Kehadiran unsur pemerintahan desa bersama elemen kepemudaan memperlihatkan bahwa persoalan kesehatan dan sosial masyarakat merupakan tanggung jawab kolektif. Di tengah keterbatasan kewenangan pemerintah desa, setidaknya terdapat upaya nyata untuk membuka jalan agar warga memperoleh pelayanan yang semestinya.

Suami DD, Burhanuddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemdes Bobojong. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga memberikan penguatan moral bagi keluarganya yang sedang menghadapi situasi sulit. Ia berharap persoalan kesehatan yang dialami istrinya dapat segera mendapatkan penanganan medis secara layak dan berkelanjutan.

“Saya sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian pemerintah desa. Harapan saya sederhana, bagaimana caranya agar istri saya bisa segera berobat,” ungkapnya.

Burhanuddin juga menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan seorang temannya yang sebelumnya beredar di TikTok dan dinilai menyudutkan Pemdes Bobojong. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui sebelumnya jika temannya membuat pernyataan tersebut. “Saya minta maaf. Saya tidak tahu kalau teman saya membuat pernyataan yang substansinya tendensius dan menyudutkan tanpa terlebih dahulu melakukan melihat kondisi di lapangan,” ujarnya. Ia memastikan akan menegur yang bersangkutan dan meminta agar dilakukan klarifikasi serta permohonan maaf untuk meluruskan informasi yang berkembang.

Sementara itu, Kasi Kesra Desa Bobojong Arief Nurdiyan Pratama menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk di dalamnya membantu warga dalam persoalan administrasi maupun akses terhadap layanan kesehatan. Terkait kepesertaan BPJS Kesehatan DD, berdasarkan pengecekan awal tercatat telah dilakukan pembayaran. Namun, status kepesertaan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada BPJS Kesehatan Kabupaten Cianjur. “Besok kami akan berkoordinasi dengan pihak BPJS untuk memastikan apakah kepesertaannya masih aktif atau sedang dalam status penangguhan,” jelas Arief.

Arief menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak desa, DD sebelumnya telah menjalani penanganan medis dan memperoleh anjuran dokter untuk tidak menghentikan konsumsi obat selama kurang lebih dua tahun. DD juga disebut diduga mengalami epilepsi. Karena itu, Pemdes Bobojong akan melakukan koordinasi lebih lanjut agar persoalan administratif maupun status jaminan kesehatan tidak menjadi penghalang bagi DD untuk memperoleh layanan medis yang dibutuhkan.

Terpisah, Kepala Desa Bobojong Suwandi menegaskan bahwa DD merupakan bagian dari masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah desa. “Bagaimanapun juga, itu warga saya. Saya akan semaksimal mungkin mengupayakan dan membantu warga saya,” tegasnya.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *