Cianjur//posbidikberita.id – Pascabencana yang melanda wilayah Cianjur Selatan pada tahun 2024, ribuan rumah warga serta berbagai infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan parah. Hingga saat ini, kondisi tersebut masih menjadi keluhan masyarakat karena banyak fasilitas umum yang belum sepenuhnya diperbaiki.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Solidaritas Cianjur Selatan Bangkit, Yana Mulyana, mendesak pemerintah daerah hingga pemerintah provinsi agar segera mempercepat pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, terutama jalan dan saluran irigasi di wilayah pedesaan.
Menurut Yana, selain bantuan dan pembangunan rumah warga terdampak bencana, pemerintah juga harus memprioritaskan pemulihan akses infrastruktur yang menjadi penopang utama aktivitas masyarakat.
“Selain rumah warga korban bencana, pemerintah harus segera memprioritaskan pembangunan infrastruktur karena banyak irigasi dan jalan-jalan di pedesaan pada 16 kecamatan mengalami kerusakan. Hal ini tentu menghambat akses perekonomian masyarakat sehingga menjadi lumpuh dan melambat. Akses menuju layanan kesehatan, pertanian, dan pendidikan juga terhambat. Jika tidak segera ditangani, tentu dampaknya akan semakin parah,” ujar Yana Mulyana.

Ia juga meminta pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun DPRD, khususnya anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) 5 dan 6, agar lebih fokus menyalurkan aspirasi masyarakat untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.
“Ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah, baik kabupaten, provinsi, maupun DPRD, terutama dewan dari Dapil 5 dan 6. Coba fokuskan juga aspirasi atau pokir pada titik-titik lokasi yang memang sangat dibutuhkan dan urgent bagi masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan maksimal dan aktivitas warga kembali normal, khususnya di sektor ekonomi, pertanian, pendidikan, dan kesehatan.
M. Jalil

