Gempa M 3,4 Guncang Cianjur Malam Ini, Warga Sempat Panik dan Berhamburan Keluar Ruangan

Cianjur//posbidikberita.id-Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (6/6/2026) malam. Meski berkekuatan relatif kecil, getaran gempa yang terjadi menjelang malam tersebut sempat membuat sejumlah warga panik dan bergegas keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 19.57 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan episentrum gempa berada pada koordinat 6,91 Lintang Selatan (LS) dan 107,11 Bujur Timur (BT), atau tepatnya sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Gempa tersebut tergolong gempa dangkal karena memiliki kedalaman hanya 11 kilometer. Meski tidak berlangsung lama, getarannya cukup dirasakan oleh sebagian warga di sejumlah wilayah Cianjur dan beberapa daerah di Sukabumi.

Salah seorang warga yang merasakan langsung getaran gempa tersebut adalah Suherman SH (49). Saat kejadian, ia sedang berada di kantornya di wilayah Cianjur. Ketika merasakan adanya getaran yang menggoyangkan ruangan, ia mengaku langsung keluar dari bangunan karena khawatir terjadi gempa yang lebih besar.

“Saya langsung keluar ruangan karena khawatir. Apalagi masih teringat gempa besar yang pernah melanda Cianjur beberapa tahun lalu,” ujar Suherman

Menurutnya, meskipun getaran yang dirasakan tidak terlalu kuat, pengalaman menghadapi bencana gempa besar sebelumnya membuat dirinya dan sejumlah rekan kerja memilih untuk segera mencari tempat yang lebih aman.

Kondisi serupa juga dirasakan warga lainnya di beberapa titik di Kabupaten Cianjur. Sebagian masyarakat mengaku sempat menghentikan aktivitas dan keluar rumah sesaat setelah merasakan getaran. Kepanikan terjadi karena trauma masyarakat terhadap gempa besar yang pernah mengguncang wilayah tersebut dan menyebabkan kerusakan cukup parah.

Tak hanya di Cianjur, laporan warga yang merasakan getaran juga datang dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Meski intensitas getarannya berbeda-beda, sebagian warga mengaku dapat merasakan getaran singkat yang terjadi pada malam hari tersebut.

BMKG memastikan bahwa pusat gempa berada di wilayah barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 11 kilometer. Hingga beberapa waktu setelah kejadian, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

“Pusat gempa berada di 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman 11 kilometer,” demikian informasi resmi yang disampaikan BMKG.

Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi pascagempa. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik menyikapi kejadian tersebut. Warga juga diimbau agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal-kanal resmi pemerintah dan instansi terkait. Langkah tersebut penting untuk menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan dan dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Meski gempa yang terjadi kali ini berkekuatan kecil dan belum menimbulkan dampak berarti, kewaspadaan tetap perlu dijaga. Terlebih, wilayah Cianjur dan sekitarnya merupakan kawasan yang memiliki aktivitas kegempaan cukup tinggi sehingga masyarakat diharapkan selalu siap menghadapi potensi bencana dengan memahami langkah-langkah mitigasi yang tepat.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah Cianjur dan Sukabumi dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat kembali berjalan normal setelah getaran gempa mereda, sementara petugas terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

 

 

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *