CIANJUR | POSBIDIKBERITA.ID — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, dinamika demokrasi di tingkat desa mulai mengemuka. Salah satu figur yang menyatakan kesiapannya mengikuti kontestasi tersebut adalah H. Iyan Sopian, yang mengusung visi perubahan menuju desa yang lebih maju, bermartabat, agamis, dan sejahtera.
Keputusan H. Iyan Sopian untuk maju dalam pesta demokrasi desa bukan semata-mata didasarkan pada niat mengabdi. Ia menuturkan, langkah tersebut berangkat dari dorongan masyarakat yang menginginkan adanya partisipasi menuju perubahan bagi masa depan Desa Ciandam.
Menurutnya, setelah melalui pertimbangan dan penilaian yang matang, ia akhirnya memutuskan untuk menjawab aspirasi tersebut dengan menyatakan kesiapan mengikuti proses pemilihan kepala desa. Sabtu (17/10/2026)
“Saya maju atas dorongan masyarakat Ciandam. Setelah mempertimbangkan, menilai, dan memutuskan, akhirnya saya menerima dorongan masyarakat untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa. Saya ikut dalam kontestasi ini untuk masyarakat Ciandam,” ujar H. Iyan Sopian.
Bagi H. Iyan Sopian, Pilkades bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan.
Karena itu, visi yang diusungnya menitikberatkan pada cita-cita membangun Desa Ciandam yang memiliki kemajuan dalam pembangunan, menjunjung tinggi martabat masyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Gagasan tersebut menjadi landasan awal bagi langkah politiknya dalam mengikuti kontestasi demokrasi di tingkat desa. Namun, visi perubahan tentu perlu diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Di tengah dinamika Pilkades, partisipasi warga menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses yang wajar, sementara persatuan dan kepentingan bersama tetap menjadi fondasi dalam membangun desa.
Kini, masyarakat Ciandam memiliki ruang untuk mencermati gagasan, komitmen, serta program yang ditawarkan setiap kandidat. Pada akhirnya, masa depan desa akan ditentukan melalui proses demokrasi yang mengedepankan aspirasi rakyat, kedewasaan dalam menentukan pilihan, dan komitmen terhadap pembangunan bersama.
Bagi H. Iyan Sopian, langkah menuju Pilkades Ciandam bermula dari satu alasan yang ia tegaskan, dorongan masyarakat dan keinginan untuk mengambil bagian dalam masa depan Desa Ciandam.
M.Mahdi (Ben)
