HUT ke-22 Propam Polri, Kapolda Jabar Tekankan Integritas dan Pengawasan Tanpa Kompromi

BANDUNG | POSBIDIKBERITA.ID – Integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menjaga kehormatan institusi dan merawat kepercayaan publik. Pesan inilah yang mengemuka dalam peringatan Hari Jadi ke-22 Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pada 17 Oktober 2026.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar momentum ini menjadi penguat komitmen seluruh insan Bhayangkara untuk semakin profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Mengusung tema “Propam Kuat, Polri Mantap: Berbakti untuk Negeri, Mengabdi Demi Keadilan”, peringatan ini menjadi momentum refleksi bagi jajaran Propam untuk memperkuat fungsi pengawasan internal, menegakkan aturan secara konsisten, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai ketentuan.

Propam memiliki posisi strategis dalam menjaga marwah institusi Polri. Tidak hanya bertugas mengawasi kedisiplinan personel, Propam juga berperan dalam penegakan kode etik profesi serta memastikan setiap anggota menjalankan kewenangannya secara profesional dan bertanggung jawab.

Bagi Kapolda Jabar, integritas personel merupakan salah satu pilar penting dalam membangun institusi kepolisian yang dipercaya masyarakat. Karena itu, nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab harus tercermin dalam setiap tindakan, baik ketika menjalankan tugas penegakan hukum maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penegakan disiplin dan kode etik, pada saat yang sama, harus dilaksanakan secara konsisten, objektif, dan berkeadilan. Pengawasan yang kuat bukan semata-mata untuk menemukan pelanggaran, melainkan juga menjadi instrumen pembinaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan bagi seluruh personel.

Kapolda Jabar berharap peringatan Hari Jadi ke-22 Propam Polri menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polda Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan internal, memperkuat pembinaan personel, serta melakukan evaluasi secara berkesinambungan terhadap pelaksanaan tugas.

Langkah tersebut penting agar setiap potensi pelanggaran dapat ditangani secara tepat, profesional, dan sesuai ketentuan, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas.

Lebih dari sekadar peringatan seremonial, Hari Jadi ke-22 Propam Polri menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus dijaga melalui tindakan nyata. Setiap anggota Polri dituntut tidak hanya mampu menjalankan tugas dan kewenangannya, tetapi juga menjunjung tinggi etika, menghormati hak masyarakat, serta mengedepankan keadilan dalam setiap pengabdian.

Melalui momentum ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme dan integritas personel demi mewujudkan Polri yang semakin responsif, akuntabel, dan dipercaya masyarakat.

Sebab, pada akhirnya, kekuatan institusi kepolisian tidak hanya diukur dari ketegasan dalam bertindak, tetapi juga dari kemampuannya menjaga amanah, menegakkan keadilan, dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Propam kuat, integritas terjaga, kepercayaan publik tumbuh.

M.Mahdi (Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *