Bandung//posbidikberita.id– Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi dan kemitraan strategis dengan insan pers sebagai bagian penting dari upaya menjaga kualitas informasi publik, memperkuat demokrasi, sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.
Komitmen tersebut tercermin dari kehadiran Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., dalam pembukaan Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026.
Agenda organisasi wartawan tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima, Jalan Pelajar Pejuang 45 No. 121, Kota Bandung, Rabu (12/8/2026).
Kehadiran jajaran Polda Jabar dalam forum strategis PWI Jabar tidak sekadar menjadi representasi kelembagaan, tetapi juga merefleksikan kuatnya hubungan kemitraan antara kepolisian dan pers dalam menjalankan fungsi masing-masing secara profesional dan proporsional.
Dalam dinamika masyarakat yang semakin kompleks, pers memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Di sisi lain, kepolisian membutuhkan peran media sebagai mitra komunikasi publik yang mampu menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, edukatif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain jajaran kepolisian, Konferprov PWI Jabar 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran lintas institusi tersebut menjadi gambaran bahwa pers tidak berdiri sendiri dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, melainkan menjadi bagian integral dari kehidupan sosial dan pemerintahan di Jawa Barat.

Konferprov PWI, Momentum Menata Arah Organisasi
Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi di tingkat provinsi. Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, merumuskan kebijakan strategis, sekaligus menentukan kepengurusan organisasi untuk periode mendatang.
Lebih dari sekadar agenda internal organisasi, Konferprov juga memiliki makna strategis bagi perkembangan kehidupan pers di Jawa Barat. Di tengah derasnya arus informasi digital, perubahan pola konsumsi berita, serta meningkatnya tantangan terhadap kredibilitas informasi, profesionalisme wartawan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik.
Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan insan pers perlu terus dirawat dalam koridor independensi, profesionalisme, serta penghormatan terhadap kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang komunikasi publik yang sehat, sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang tidak terverifikasi, provokatif, maupun berpotensi mengganggu kondusivitas masyarakat.
Pers Profesional, Pilar Penting Kondusivitas Jawa Barat
Di era digital, kecepatan informasi memang menjadi tuntutan. Namun, kecepatan tidak boleh mengesampingkan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan etika jurnalistik.
Dalam konteks tersebut, kemitraan antara Polda Jabar dan insan pers memiliki nilai strategis.
Komunikasi yang terbuka dan konstruktif dapat menjadi instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepolisian kepada masyarakat sekaligus membangun pemahaman publik terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban.
Kehadiran Kabid Humas Polda Jabar dalam Konferprov PWI Jabar 2026 sekaligus memperlihatkan ruang kolaborasi yang terus dibangun untuk mendukung profesionalisme jurnalisme di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung begitu cepat.
Hubungan kemitraan tersebut diharapkan tetap berada dalam prinsip saling menghormati peran dan kewenangan masing-masing. Pers menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, sementara kepolisian menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum.
Keduanya dapat bertemu dalam satu kepentingan yang sama, yakni menghadirkan informasi yang mencerdaskan masyarakat dan turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap kondusif.
Silaturahmi untuk Memperkuat Kolaborasi
Rangkaian pembukaan Konferprov PWI Jabar 2026 berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh kehangatan. Interaksi antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, serta insan pers menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarlembaga.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun Jawa Barat yang aman, demokratis, dan informatif membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Kepolisian membutuhkan komunikasi publik yang sehat, pemerintah membutuhkan pers yang kredibel, sementara masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dari forum Konferprov PWI Jabar 2026, semangat tersebut kembali ditegaskan: sinergi tidak dimaksudkan untuk mengaburkan independensi, melainkan memperkuat profesionalisme dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dengan semangat kemitraan yang dibangun di atas profesionalisme dan saling menghormati, Polda Jabar dan insan pers diharapkan dapat terus menjadi bagian penting dalam menjaga ruang publik Jawa Barat agar tetap sehat, produktif, kritis, sekaligus konstruktif.
Ben

