Cianjur//posbidikberita.id-Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk dobel terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. Kedua kendaraan tersebut terlibat benturan setelah truk bermuatan es yang melaju dari arah Cianjur menuju Jonggol diduga kehilangan kendali akibat sopir mengantuk.
Peristiwa tersebut melibatkan truk bermuatan es dan truk lainnya yang membawa pakan ayam. Truk bermuatan pakan ayam diketahui melaju dari arah Jonggol menuju Bandung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan melintas dari arah berlawanan. Truk bermuatan es diduga masuk ke jalur kendaraan dari arah Jonggol sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Dugaan sementara, sopir truk bermuatan es mengalami kantuk saat mengemudikan kendaraan. Setelah kecelakaan terjadi, sopir tersebut langsung mendapat penanganan dan dibawa ke Puskesmas Cikalongkulon.
Sementara itu, sopir truk bermuatan pakan ayam dilaporkan tidak mengalami luka serius dalam kejadian tersebut.
Lokasi kejadian di jalan raya Cianjur -Jonggol tepat depan Alfamart ,Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Sabtu (8/08/2026).
Salah seorang sopir truk, Darman (40), yang saat itu mengemudikan kendaraan bermuatan pakan ayam dari arah Jonggol menuju Bandung, menceritakan kondisi sesaat sebelum kecelakaan.
Menurut Darman, dirinya mengetahui adanya kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Untuk menghindari benturan yang lebih parah, ia berupaya membuang setir ke sisi kiri.
“Saya dari arah Jonggol mau ke Bandung membawa pakan ayam. Tadi saya lihat kendaraan dari arah sana. Karena di sebelah kiri juga ada motor, saya buang setir ke kiri,” ujar Darman.
Darman bersyukur dirinya tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, saat kejadian kendaraan yang dikemudikannya melaju dengan kecepatan relatif rendah, sekitar 30 kilometer per jam.
“Alhamdulillah saya tidak mengalami luka. Kecepatan mobil saya juga sekitar 30 kilometer per jam,” katanya.
Namun, Darman mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab sopir truk dari arah Cianjur tersebut sampai masuk ke jalurnya. Informasi mengenai dugaan sopir mengantuk diperolehnya setelah kejadian.
“Saya tidak tahu persis kenapa kendaraan itu bisa sampai ke jalur saya. Kalau informasi yang saya dengar, sopirnya diduga mengantuk,” ujarnya.
Sementara itu, Asep Gunawan, salah seorang warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian, mengaku tidak melihat langsung detik-detik terjadinya kecelakaan.
Asep mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, dirinya sempat melintas dan berhenti di sebuah warung makan. Tidak lama kemudian, ia melihat kondisi arus lalu lintas mulai mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.
“Saya tidak melihat persis kejadiannya. Sebelumnya saya lewat, kemudian sempat parkir di warung makan. Tidak lama setelah itu ternyata terjadi kecelakaan dan kendaraan mulai macet,” kata Asep.
Menurut Asep, berdasarkan informasi yang diterimanya dari sejumlah orang di lokasi, kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh sopir truk bermuatan es yang mengantuk saat berkendara dari arah Cianjur menuju Cikalongkulon.
Ia juga membenarkan bahwa salah satu sopir mendapat penanganan medis setelah kecelakaan. Sopir yang diduga mengalami kondisi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Cikalongkulon untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.
Beruntung, berdasarkan informasi sementara di lokasi, sopir truk bermuatan pakan ayam tidak mengalami luka serius. Kondisi tersebut diduga karena kendaraan yang dikemudikannya melaju dengan kecepatan rendah saat kecelakaan terjadi.
Pasca-kecelakaan, jajaran Polsek Cikalongkulon bersama masyarakat langsung turun tangan membantu proses penanganan di lokasi. Warga bersama petugas berjibaku meminggirkan truk bermuatan es yang terlibat kecelakaan agar tidak semakin mengganggu arus lalu lintas.
Proses evakuasi kendaraan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, petugas kepolisian melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut serta mengumpulkan informasi dari para saksi dan pihak yang terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan dan evakuasi kendaraan masih dilakukan oleh petugas Polsek Cikalongkulon bersama masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi para pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar memastikan kondisi tubuh benar-benar fit sebelum melakukan perjalanan.
Rasa kantuk saat berkendara dapat mengurangi konsentrasi dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terlebih ketika kendaraan melaju di jalur yang memiliki arus lalu lintas dari dua arah.
Ben

