Dipangkas Jelang Musim Hujan Bukan Sekadar Tebang Pohon, DLH Cianjur Siapkan Regenerasi untuk Jalur Hijau yang Lebih Aman

CIANJUR | POSBIDIKBERITA.ID — Memasuki musim penghujan, ancaman pohon tumbang kembali menjadi perhatian serius. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur bergerak cepat melakukan penebangan dan pemangkasan sejumlah pohon yang dinilai sudah tua, tidak layak, serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Langkah preventif tersebut dilakukan di Jalan Raya Bandung, tepatnya di depan Puskesmas Karangtengah, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Senin (28/9/2026).

Tak bekerja sendiri, DLH Cianjur menggandeng sejumlah unsur lintas instansi, mulai dari Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, PLN, PUTR Kabupaten, PU Nasional, BPBD, Perkim, Dinas Perhubungan hingga Relawan Tanggap Bencana (Retana).

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama hujan disertai angin kencang yang dapat memicu patahnya dahan hingga tumbangnya pohon ke badan jalan.

Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Ahmad Mutawali, mengatakan penanganan pohon rawan tumbang membutuhkan kekuatan bersama karena jumlah pohon yang harus ditangani cukup banyak dan sebagian berada di jalur yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi.

“Hari ini kami menguatkan kolaborasi tim gabungan. Kalau kami sendiri tentu tidak kuat karena pohonnya banyak. Kami dibantu Satlantas Polres, BPBD, Perkim, PLN, PUTR,Perkiam,Retana dan Dishub,” ujar Ahmad.

Menurutnya, pohon-pohon yang sudah berusia tua memiliki tingkat risiko tinggi, terlebih jika keberadaannya berada di sekitar jaringan listrik maupun jalur utama yang dilalui masyarakat.

“Pohon yang sudah tua dan dimakan usia risikonya sangat tinggi. Jangan sampai mencelakai pengguna jalan atau mengganggu jaringan kabel PLN yang berdampak kepada masyarakat,” katanya.

Amad menegaskan, langkah tersebut merupakan upaya deteksi dan pencegahan dini, bukan sekadar penanganan setelah terjadi bencana.

“Makanya hari ini kita gerak cepat untuk memangkas dan memotong pohon-pohon yang sudah tua. Kita mulai dari depan Dishub sampai Tungturunan dan Ciranjang,” ujarnya.

Ia juga membuka ruang partisipasi bagi komunitas maupun organisasi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kebencanaan untuk turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat terbuka bagi komunitas dan organisasi masyarakat yang ingin membantu dengan ikhlas. Kami mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

Tak Sekadar Menebang, DLH Siapkan Regenerasi Pohon
Upaya penanganan pohon rawan tumbang tidak berhenti pada aktivitas pemangkasan dan penebangan. DLH Cianjur juga menyiapkan langkah regenerasi dengan mengganti sejumlah pohon yang dinilai kurang sesuai untuk ditanam di kawasan jalur jalan.

Salah satu jenis pohon yang menjadi perhatian adalah trembesi, yang memiliki karakter pertumbuhan dan perakaran yang perlu dipertimbangkan secara matang ketika ditanam di ruang yang berdekatan dengan badan jalan maupun infrastruktur.

“Kita akan mengganti dengan pohon yang lebih kuat, tetapi tetap mempertimbangkan jenis yang tepat, terutama akarnya. Jangan sampai nantinya justru merusak jalan,” kata Ahmad.

Dengan pendekatan tersebut, penataan vegetasi di sepanjang jalur jalan diharapkan tidak hanya berorientasi pada keselamatan jangka pendek, tetapi juga membangun ruang hijau yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Memasuki musim penghujan, kewaspadaan menjadi kunci. Pohon yang berisiko ditangani sebelum tumbang, sementara keselamatan pengguna jalan ditempatkan sebagai prioritas utama.

M.mahdi (Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *