Pemkab Cianjur Dinilai Fokus Bangun Desa dan Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

CIANJUR | POSBIDIKBERITA.ID — Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dinilai terus berupaya menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat. Salah satu fokus yang mendapat perhatian adalah pembangunan di wilayah pedesaan serta pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua LBH Sosial Justice Nusantara, Niko Apriliandi, SH., saat dihubungi Posbidikberita.id melalui sambungan telepon seluler, Senin (14/09/2026).

Menurut Niko, pembangunan yang berorientasi pada desa dan kawasan pedesaan merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, pemerintah perlu terus memperkuat perhatian terhadap pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.

“Pemerintah harus terus bekerja keras membangun demi kepentingan masyarakat, khususnya dengan memperhatikan pembangunan di desa dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Niko.

Ia menambahkan, dengan wilayah Kabupaten Cianjur yang mencakup 32 kecamatan, dibutuhkan kerja keras dan sinergi pemerintah agar program pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi dan Pemerintahan Desa (Kabid Administrasi dan Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendi Rinaldi, mengungkapkan sejumlah program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dendi menjelaskan, salah satu program yang telah dilaksanakan pada tahun 2026 adalah rembug warga dengan target 50 desa dalam tahun ini.

Selain itu, DPMD juga telah memfasilitasi penyaluran Dana Desa di seluruh desa untuk mendukung pembangunan sesuai dengan kewenangan masing-masing pemerintah desa.

“Untuk program Bupati Cianjur tahun 2026, di antaranya sudah dilaksanakan rembug warga dengan target 50 desa di tahun ini. Pembangunan di desa sesuai dengan kewenangan desa juga sudah dilaksanakan melalui fasilitasi penyaluran Dana Desa di seluruh desa,” ungkap Dendi melalui pesan WhatsApp.

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, Dendi menyebutkan bahwa fasilitasi dilakukan melalui Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Kelembagaan, salah satunya berupa pembinaan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ia berharap, pemerintah desa tetap menjalankan pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan bagi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang telah diberikan.

“Kami berharap pemerintah desa tetap memberikan pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan bagi masyarakatnya sesuai dengan kewenangan yang diberikan. Kami akan terus melakukan pembinaan terhadap pemerintah desa melalui tiga bidang sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” jelasnya.

Di sisi lain, Pembina Laskar Merah Putih, Asep Setiawan, SE., menyampaikan bahwa kegiatan DPMD juga terpantau pernah dilaksanakan di sejumlah wilayah kecamatan dan desa di Kabupaten Cianjur.

Beberapa wilayah yang disebut antara lain Kecamatan Haurwangi, Desa Kertamukti, Desa Sukatani, Desa Haurwangi, Kecamatan Ciranjang, Desa Ciranjang, Desa Gunungsari, Kecamatan Bojongpicung, Desa Jatisari, Desa Jati, Desa Kemang, serta Desa Sukarama.

Menurut Asep, kegiatan DPMD di sejumlah wilayah tersebut mendapat apresiasi dari para kepala desa.

“Kegiatan DPMD di wilayah Kecamatan Haurwangi mendapat apresiasi dari para kepala desa,” ujar Asep.

Dengan adanya berbagai program tersebut, pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga pelayanan publik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dapat semakin optimal.

 

 

Asdon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *