BANDUNG | POSBIDIKBERITA.ID– Polda Jawa Barat mengerahkan sekitar 2.026 personel untuk mengamankan pelaksanaan Piala Asian Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Garuda Bhakti 2026 yang digelar di Lapang Panahan Kompleks Stadion Si Jalak Harupat, Senin (21/9/2026).
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari pengamanan rangkaian pertandingan Asian Cup 2026 yang digelar di sejumlah venue, termasuk Stadion Si Jalak Harupat.

“Tujuan digelarnya Operasi Garuda Bhakti 2026 ini adalah terkait dengan pengamanan Piala Asian Cup 2026, di mana lokasinya ada di dua stadion yaitu di Jakarta maupun di Jawa Barat,” ujar Kombes Pol Hendra.
Menurut Hendra, Stadion Si Jalak Harupat dipilih sebagai salah satu venue karena memiliki pengalaman menggelar berbagai event olahraga berskala internasional. Stadion berkapasitas sekitar 27.122 tempat duduk itu sebelumnya digunakan dalam ajang Piala Dunia U-17 2023 serta sejumlah pertandingan internasional lainnya.
Pengamanan Dibagi Empat Ring
Untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan tertib, pola pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat dibagi menjadi empat zona, yakni Ring 1, Ring 2, Ring 3, dan Ring 4.
Ring 1 akan menjadi area yang pengamanannya dilakukan oleh steward. Namun, apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, personel kepolisian siap memberikan dukungan.
“Untuk zona Ring 1 ini dilaksanakan oleh pengamanan steward yang nantinya apabila ada kejadian tertentu bisa memanggil atau meminta bantuan kepolisian,” jelasnya.
Sebanyak 2.026 personel yang disiapkan berasal dari Polda Jawa Barat, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, serta unsur instansi terkait lainnya.
Personel akan ditempatkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing zona, mulai dari area utama stadion, tribun penonton, bagian dalam stadion hingga kawasan di luar stadion.
VVIP hingga Arus Lalu Lintas Jadi Perhatian
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada area stadion. Kepolisian juga menyiapkan pengamanan untuk rangkaian kegiatan VVIP dan VIP, termasuk pengawalan serta pengaturan lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mobilitas pemain, peserta, tamu undangan, maupun masyarakat menuju dan meninggalkan stadion tetap berjalan lancar.
“Dalam salah satu pengawalan kita ada pengamanan VVIP dan VIP. Salah satu tujuan pengamanan itu adalah bagaimana kelancaran arus lalu lintas, baik menuju maupun dari lokasi ini. Tentu saja kita akan lakukan pengamanan, baik itu pengawalan maupun pengamanan di jalan,” ungkap Kombes Pol Hendra.
Pemeriksaan terhadap penonton juga akan dilakukan sesuai standar pengamanan yang telah ditetapkan. Kepolisian memastikan prosedur tersebut tetap memperhatikan aspek keamanan sekaligus kenyamanan masyarakat.
Operasi Berlangsung 26 September–5 Oktober
Operasi Garuda Bhakti 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 26 September hingga 5 Oktober 2026.
Dalam apel gelar pasukan tersebut turut hadir Wadankorbrimob Irjen Pol. Reza Arief bersama Wakapolda Jawa Barat. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pengamanan.
Kombes Pol Hendra mengajak masyarakat, khususnya warga Kabupaten Bandung dan Jawa Barat, untuk turut menyaksikan pertandingan dengan tetap menjaga ketertiban.
“Untuk masyarakat Bandung, kita ada dua pertandingan yang selalu kita nanti. Yang pertama terkait dengan Persib, yang kedua adalah pertandingan kebanggaan kita di sini di Stadion Jalak Harupat. Silakan nonton bersama di sini, kita nikmati, dan itu suatu kebanggaan buat kita semua,”tutupnya.
Ben

