Kades Warudoyong Klarifikasi Dugaan Pemotongan Insentif RT/RW: Tegaskan Semua Berdasarkan Musyawarah dan Mufakat

Cianjur|posbidikberita.id-Terkait pemberitaan beberapa waktu lalu mengenai dugaan pemotongan insentif Ketua RT dan RW di Desa Warudoyong, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Kepala Desa Warudoyong, H. Deni Sujalmo, akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi secara tegas.

Klarifikasi tersebut disampaikan H. Deni Sujalmo pada Kamis (18/12), guna meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menegaskan bahwa tudingan adanya pemotongan insentif RT dan RW sama sekali tidak benar.

“Tidak benar jika disebutkan ada pemotongan insentif RT dan RW. Setiap pembagian insentif selalu dilakukan melalui musyawarah dan menghasilkan mufakat bersama,” ujar H. Deni Sujalmo.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ziarah yang selama ini menjadi sorotan publik merupakan hasil kesepakatan bersama para Ketua RT dan RW. Menurutnya, keputusan tersebut bukan bersifat sepihak, melainkan murni aspirasi yang disampaikan dalam forum musyawarah desa.

Bahkan, lanjut H. Deni, dirinya kerap menambah biaya pribadi demi kelancaran kegiatan ziarah tersebut. “Setiap pelaksanaan ziarah, saya justru sering nombok atau menambah biaya pribadi. Itu bentuk kepedulian saya kepada RT dan RW,” ungkapnya.

Menurut H. Deni, kegiatan ziarah tersebut memiliki nilai positif dan manfaat besar, tidak hanya sebagai wisata religi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan dan solidaritas antar Ketua RT dan RW di Desa Warudoyong.

“Selain wisata religi, kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan, menambah kekompakan, serta menjaga kaidah-kaidah sosial di antara RT dan RW di desa kami,” jelasnya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat, sekaligus meluruskan pemberitaan yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami selalu mengedepankan transparansi, musyawarah, dan mufakat dalam setiap kebijakan desa. Semoga masyarakat bisa memahami duduk persoalan yang sebenarnya,” pungkas H. Deni Sujalmo.

 

 

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *