Di Hadapan 5.000 Peserta Pramuka PUI, Kapolri Listyo Sigit: Generasi Muda Harus Siap Jadi Pemimpin

Sukabumi//posbidikberita.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak sekitar 5.000 peserta Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 untuk mempersiapkan diri sejak dini sebagai generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya memimpin Apel Akbar Kemah Nasional Pramuka PUI di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI hingga Guru PUI, Kapolri menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi anak muda di masa depan semakin kompleks sehingga kemampuan akademik harus diimbangi dengan karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan serta semangat kebangsaan.

“Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Karena itu harus dipersiapkan sejak sekarang, bukan hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan rasa cinta tanah air,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya.

Kapolri juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kemah Nasional Pramuka PUI yang mempertemukan ribuan generasi muda dari berbagai latar belakang. Ia menilai kegiatan semacam ini menjadi ruang penting bagi peserta untuk belajar bekerja sama, saling menghargai, membangun kebersamaan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak muda belajar bagaimana bekerja sama, saling menghargai, membangun kebersamaan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman dan nilai positif yang diperoleh selama perkemahan tidak berhenti setelah peserta meninggalkan lokasi, tetapi diterapkan di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kontribusi bagi bangsa dan negara.

Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 berlangsung pada 2-4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui berbagai aktivitas yang mengedepankan kepanduan, kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas dan pengabdian. Ketua Umum DPP PUI H Raizal Arifin menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai ajang berkemah, melainkan sebagai ruang pembentukan karakter dan kaderisasi generasi muda.

“Ketika Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Raizal.

Selama perkemahan, peserta mengikuti beragam kegiatan, mulai dari Jumpa Tokoh, Karang Pamitran, talkshow “Bangga Menjadi PUI”, hingga pembinaan spiritual seperti qiyamul lail, salat Subuh, tausyiah dan dzikir Misbahul Falah. Peserta juga terlibat dalam Bakti Lingkungan serta kegiatan kreativitas berupa pentas seni, kreasi peserta dan penampilan Drumband PUI.

Raizal berharap nilai-nilai kepanduan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus melahirkan generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI dan Pramuka, mencintai Indonesia, memiliki karakter kuat, serta siap mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

Ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *