Cianjur//posbidikberita.id-Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga Kampung Nangela, Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, dalam kegiatan rutin Jumat Bersih (Jumsih) yang dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Al-Muslimun, sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sekaligus penghormatan terhadap para leluhur yang telah berpulang.
Kegiatan Jumsih tersebut dipimpin langsung oleh Ketua RW 01, Ayah Agus, yang dengan penuh dedikasi menggerakkan partisipasi warga dari sembilan Rukun Tetangga (RT). Meski tidak seluruh RT dapat hadir karena berbagai kendala, antusiasme tetap terlihat dengan kehadiran perwakilan dari delapan RT yang turut serta dalam aksi bersih-bersih tersebut.
Dalam keterangannya, Ayah Agus menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari komitmen untuk menghadirkan perubahan nyata di lingkungan masyarakat.
Ia menyampaikan harapannya agar selama masa kepemimpinannya sebagai Ketua RW, terjadi peningkatan signifikan, khususnya dalam hal kebersihan dan kesadaran kolektif warga.
“Harapan saya sebagai Ketua RW adalah adanya perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Jangan sampai kita berjalan di tempat tanpa kemajuan. Alhamdulillah, meskipun saya baru menjabat, sudah mulai terlihat peningkatan, terutama dalam kebersihan lingkungan TPU ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan suatu wilayah tidak hanya bergantung pada pemimpin semata, tetapi juga pada sinergi dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kekompakan antar-RT menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Sementara itu, secara terpisah, Ketua TPU Al-Muslimun, Yeye, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keindahan dan kerapihan area pemakaman yang berada di lokasi strategis, yakni di pinggir jalan.
Lanjut Yeye hal ini dinilai penting agar TPU tidak terkesan kumuh, melainkan tetap terawat dan enak dipandang.
“Kegiatan hari ini meliputi pembersihan rumput liar, perapihan area makam, hingga perbaikan patok makam yang sudah mulai rusak. Ini penting agar TPU terlihat lebih rapi dan layak,” jelas Yeye.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dari setiap RT menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ke depan, diharapkan kegiatan Jumat Bersih dapat dijadikan agenda rutin yang tidak hanya berfokus pada TPU, tetapi juga mencakup seluruh aspek kebersihan lingkungan di wilayah tersebut.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat Kampung Nangela tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, serta penghormatan terhadap warisan budaya dan spiritual.
Semangat Jumsih yang terus digelorakan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menjaga kebersihan dan memperkuat solidaritas sosial, demi terciptanya lingkungan yang sehat, harmonis, dan berkelanjutan.
Ben

