Mapag Hibat Taun Anyar, IKPM dan Masyarakat Kampung Margaluyu Meriahkan Tahun Baru Islam

Cianjur//posbidikberita.id – Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah/2026 di Kampung Margaluyu, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Mulai dari anak-anak, para santri, tokoh agama, pemuda, hingga masyarakat umum turut mengikuti pawai obor yang digelar oleh Ikatan Pemuda Margaluyu (IKPM), Selasa malam (15/06/2026).

Meski cuaca kurang bersahabat dan sempat diguyur gerimis, semangat peserta tidak surut. Dengan membawa obor yang menyala terang, para peserta berjalan beriringan sambil melantunkan shalawat, takbir, serta doa-doa sebagai bentuk rasa syukur menyambut datangnya Tahun Baru Islam.

Pawai obor tersebut menjadi simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan generasi muda Islam.

Salah seorang peserta pawai, Aldi (24), mengaku bangga dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, meskipun hujan gerimis kami tetap semangat mengikuti pawai obor. Kegiatan ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kami sebagai generasi muda untuk terus memperbaiki diri dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW dalam peristiwa hijrah,” ujarnya.

Senada dengan itu, peserta lainnya, Neng Jihan (19), mengatakan bahwa pawai obor memberikan nuansa kebersamaan yang sangat kuat di tengah masyarakat.

“Kami merasa bahagia bisa berkumpul bersama warga, santri, dan para tokoh agama. Cahaya obor yang menyala menjadi simbol harapan agar di tahun baru Islam ini masyarakat diberikan keberkahan, kesehatan, dan kedamaian,” katanya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Muhammad Mutaqin, menyampaikan bahwa momentum 1 Muharam hendaknya dijadikan sarana introspeksi sekaligus memperkuat keimanan.

“Pawai obor ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Makna yang paling penting adalah bagaimana kita meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW, yaitu berpindah dari hal-hal yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang tetap hadir meski cuaca gerimis.

“Ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam masih sangat kuat. Semoga semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus terjaga serta diwariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.

Kegiatan pawai obor berlangsung dengan tertib dan aman hingga selesai. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama secara gratis yang diikuti warga sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.

Cahaya obor yang menerangi sepanjang perjalanan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

 

Izul

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *